Nama ku miko
seekor kucing kecil berumur tiga bulan yang mati karena kelaparan. Aku
mempunyai bulu berwarna hitam legam yang menutupi seluruh tubuh ku. Semasa
hidup aku selalu masuk ke rumah-rumah dan meminta di beri makan dengan langkah
yang gemetar karena sangat kelaparan. Namun yang kudapat hanyalah usiran,
tendangan dan caci makai dari mereka karena ke tidak sukaannya terhadap kucing
kampung seperti ku. Aku sangat sedih di saat seperti ini karena tidak ada ibu
yang merawat ku. Setelah menjalani hari-hari yang sangat melelahkan akhirnya
Tuhan memanggil ku ke sisinya juga.
***
Nama ku miki aku
temannya miko nasip ku juga sama sepertinya, bedanya aku mempunyai bulu
berwarna oren dan putih. Miko adalah sahabat sepermainan ku kami sama-sama
tidak mempunyai ibu yang mengurus kami. Hidup kami sangat terlantar. Disaat
musim hujan kami kedinginan di saat musim kemarau kami kepanasan. Aku ketemu
dengannya saat aku sedang mencari makan dan masuk kesuatu rumah di saat itu aku
di usir dan di buang dekat pinggiran kali dan di sana aku bertemu dengan miko.
Ketika aku mengetahui miko mati tubuhku sangat gemetar ketakutan karna aku
tidak memiliki siapapun selain dirinya. Akupun berlari kencang untuk menemukan
kucing yang lain yang bisa menolong ku dan miko tapi karna aku tidak
memerhatikan jalan aku tergelincir dan jatuh ke kali yang cukup dalam dan
akupun mati karna tenggelam.
***
Aku yuko aku
berbeda dengan miko dan miki karna aku bukan seekor kucing melainkan seekor
ikan hias. Tubuh ku kecil seukuran kelingking anak kecil, tubuh ku berwarna
merah. Aku dan ketiga temanku di beli dengan seseorang untuk menghiasi
akuariumnya. Aku dan ketiga sahabatku dengan warna yang sama memasuki akuarium
pemilik baru untuk pertama kalinya. Sesaat aku terkejut karna akuarium tempatku
tinggal berisi ikan yang lebih besar dari badan ku. Karena badan kami kecil
teman-temanku banyak yang tersedot ke dalam filter akuarium. Sedangkan nasib ku
lebih buruk aku di makan oleh ikan yang lebih besar, ketika mereka kelaparan di
tengah malam. Aku tidak bisa melarikan diri hanya bisa pasrah tubuhku di cabik
dan dimakan oleh mereka.
***
Disaat pagi hari
gua melanjutkan tidur karna sempat terbangun dengan hawa yang dingin, akhirnya
gua bermimpi yaa seperti biasa mimpi bertemu dengan seseorang yang sudah mati
atau meninggal. Salah satunya mereka, mereka bercerita seperti itu tentang
kehidupannya. Walapun gua enggak terlalu mengerti kenapa gua selalu di datengin
makhluk halus seperti mereka walaupun hanya dalam mimpi saja. Tapi mungkin ada
maksud dan tujuan Tuhan mempertemukan gua dan makhluk seperti mereka itu.
Semoga itu semua jadi berkah untuk gua .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar