Ini kisah
tentang cacing yang mempunyai kekuatan super. Awal kisah dimulai dari seekor
cacing yang tanpa sengaja meminum air liur atau ludah dari seorang superman.
Akibat meminum air liur itu dia mempunyai kekuatan super seperti superman yang
tidak disadarinya. Suatu saat ketika dia sedang berjalan di tanah yang gembur
dan sedang mencari makanaan, dia melihat seekor cacing wanita disakiti oleh
cacing-cacing yang nakal. Walaupun dengan rasa takut dia tetap bertekat untuk
menolong cacing wanita itu.
Cangcimenpun
berlari menghampiri cacing wanita yang sedang di ganggu oleh cacing nakal,
dengan sekejap mata dia sudah berada di depan cacing wanita. Cangcimen pun
kaget kenapa ia bisa begitu cepat berlari, biasanya dia hanya berjalan dengan
kecepatan 0,5km/100jam tapi sekarang dirinya hanya dengan satu detik saja bisa
berjalan ketempat yang jauh.
Ketika
itu cacing nakal bertanya “siapa kamu? Beraninya mengganggu kami”. Dengan
kepercayaan diri yang kurang cangcimenpun menjawab “aku adalah cangcimen,
cacing pembela kebenaran”. Dan seketika itu pula cacing-cacing nakal itu
tertawa terbahak-bahak. “hahaha kamu hanyalah seekor cacing letoy beraninya
kamu melawan kami” dan ketika cacing nakal itu selesai berkata mereka langsung
memukuli cangcimen dengan membabibuta. Namun cangcimen tidak merasakan sakit
sedikitpun, cangcimen bingung dengan dirinya sendiri, lalu dia ingat dengan
kejadian superman sedang membuang air liurnya dan dia meminumnya lalu dia
berfikir mungkin dia mempunyai kekuatan super seperti superman akibat meminum
air liurnya.
Lalu
setelah cacing-cacing nakal itu selesai memukuli cangcimen mereka pun heran
kenapa cangcimen tidak merasakan sakit lalu mereka bertanya “hei sebenarnya
siapa dirimu?, kenapa kau tidak marasa sakit saat dipukul?”. Lalu cangcimen
menjawab “aku adalah cacing superman pembela kebenaran” lalu cangcimen memukul
cacing-cacing nakal itu dan cacing wanitapun selamat dari gangguan
cacing-cacing nakal. Setelah itu dunia percacingan pun aman tidak ada lagi cacing-cacing
nakal yang mengganggu. SELESAI J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar